just a little thing ..
kuntawiaji:

Insya Allah. :’)

kuntawiaji:

Insya Allah. :’)

SEMUSIM 2012

yuuk buat para muslimah cantik, check it out!

Jika cintamu (masih) kemana-mana, mungkin memang tempatnya bukan di sana.
Tia Setiawati Priatna (via karenapuisiituindah)
Apa yang dihasilkan oleh sebuah korek api adalah nyala api. Yang darinya lah, lilin-lilin dapat menerangi dan menebar manfaat. Saat ia padam, nyala apinya akan tetap berkobar. Itulah fungsi dari memberi inspirasi.

Detin Nitami (via kuntawiaji

)

kuntawiaji:

If the Prophet Muhammad visited you just for a day or two

If he came unexpectedly, I wonder what you’d do

Oh! I know you’d give your nicest room to such an honored guest

And all the food you’d serve to him would be the very best

And you would keep assuring him you’re glad to have him there

SURAT BALASAN UNTUK CALON IBU MERTUA

Assalamualaikum,..Wr ..Wb……. Sebelum saya terus menggores kata dalam tulisan ini.. ijinkan lah saya memperkenalkan diri terlebih dahulu duhai calon ibu mertuaku,….. Perkenalkanlah saya adalah wanita biasa dengan kepribadian yang teramat biasa dan dari kalangan keluarga yang biasa saja… Saya bukanlah Khadijah ra, Seorang wanita yang luar biasa dalam Sejarah wanita islam…dan teramat Mulia Saya bukanlah Aisyah ra, Seorang yang utama dalam ketakwaannya….. Bukan pula Fatimah Az Zahra yang sangat utama dalam Ketabahannya…….. Tidak pula seperti Zulaikha yang teramat sangat cantiknya………. Apalagi al Khansa yang sangat pandai mendidik mujahid – mujahid kecilnya……. Tapi,..Seperti yang saya katakan,….saya hanya wanita biasa,… Dengan ketakwaan yang biasa…. Ketabahan yang tak seberapa,….. Dan kecantikkan saya pun tak pantas di perhitungkan…. Namun ibu,…. Saya adalah wanita akhir zaman,…. Yang punya cita – cita, menjadi wanita Sholehah… Yang akan berusaha mengabdi pada calon Suamiku dan juga padamu…..Calon Ibu mertuaku…. Saya bukanlah musuh mu yang hendak merebut perhatian dan kasih sayang anakmu…. Tapi saya akan menjadi rekan mu untuk memberikan kasih sayang pada anak mu.. Dan kelak pada mujahid – mujahida ku, calon cucu mu duhai ibu,….. Engkau tak perlu khawatir ibu,… Saya tak akan memonopoli perhatian anak mu,… Justru saya akan menjadikannya lebih taat padamu,…. Karena akan saya katakan padanya bahwa…. engkau lah yang utama patut mendapat perhatiannya lalu saya… Saya pun tak akan marah jika engkau membantu mengatur rumah tangga ku,.. Karena sebagai wanita yang baru menikah patutlah saya belajar darimu yang berlimbah pengalaman…. Dan engkau yang lebih tau keinginan anakmu….. Duhai, Calon ibu mertuaku…. Saya harap kita bisa menjadi rekan yang baik,… Karena pernikahan adalah membuka tabir rahasia antara aku dan anakmu… Butuh banyak kesabaran untuk menghadapi banyaknya kejutan – kejutan dari perbedaan antara kami,…. Saya berharap engkau dapat menjadi penasehat jika ku sedang dalam ke alpaan… Menjadi pendegar yang setia saat saya ingin berbagi…. Karena sekali lagi saya bukanlah siti hajar yang sabar dalam penderitaan…. Wassalamualaikum,……Wr…Wb….. Calon Menantumu…. ^_^

SURAT UNTUK CALON MENANTU



Duhai gadis, yg baru ku kenal.

Tahukah kau, dia putraku, lahir dr rahim suciku, kupertaruhkan hidupku u memilikinya, anak kesayanganku yg sepanjang hidupnya ku besarkan dgn segenap rasa cintaku..

Tangan renta ini yg mengankat tubuh mungilnya, menyuapinya, menyeka air matanya, dan memeluknya dlm dekapanku..

Duhai gadis, tahukah kau betapa besar rasa cintaku padanya? Bahkan aku tak mampu membayangkan bila ada yg merebutnya dr dekapku..

Tahukah kau gadis? Betapa bangga ku rasakan ketika dia mulai beranjak dewasa? Menatapnya tumbuh mjadi laki2 tegap dan tampan.. Seulas senyumnya mengingatkanku pd senyuman ayahnya yg sgt ku cinta..

Betapa hati ini terus diliputi rasa bangga dan buncahan cinta padanya.. Kebangganku.. Putraku..

Berbagai prestasi dia ukir dan memahatnya bangga tak terperi dalam lubang rasaku.. Dan ku slalu mrasa puas menyebutnya putraku..

Tak sdktpun dia prnh mengecewakanku.. Tak pernah..

Gadis, tahukah kau, betapa haru hatiku, ketika ku melihat perubahannya, mencoba mengenal Diennya lebih dalam dr yg kami ajarkan padanya.. Dia menjadi laki2 sejati, laki2 yg dirindukan syurga.. Aku smakin sayang padanya. Putraku, kini yg malah mengajarkanku bnyk hal.. Mendakatxku padaNya, pada Rabbku yg slama ini ku kenal dg sederhana krn kebodohanku. Tp ku tak malu, mamun sebaliknya, aku smakin bangga pdnya.. Putraku, cahayaku..

Namun, smua rasa itu berubah mjadi takut, cemas dan khawatir..

Ketika dia mnyampaikan pdku keinginannya. Dia ingin menyempurnakan agamanya..

Yah.. Dia ingin membngun rumah tangganya sendiri..

Dan, dia telah memilih, kaulah gadis beruntung itu..

Gadis, tahukah kau? Betapa cemburuku padamu? Yah, aku sgt takut kehilangan putra kesayanganku. Takut kau merebut smua perhatiannya dariku. Takut kbradaanmu, memalingkannya dariku.. Kau akan merebutnya, dan aku cemburu..

Namun, kmbli ku sadari, putraku tak akan memilih wanita sembarang.. Ku yakin kau punya kelebihan yg membuatnya memilihmu, dan ku mulai menata hatiku..

Duhai gadis pilihan putraku..

Ku harap kau memiliki tangan yg lbh lembut dariku, krn ku tak mau kau melukai putraku..

Ku harap kau mpunyai senyum yg lebih sejuk dariku.. Krena kelak, dia akan dtg padamu dalam tiap galaunya, u mencari ketenangan..

Ku harap, kau memiliki pelukan yg lbh hangat dariku.. Krn ku ingin hatinya selalu damai dlm dekapanmu..

Ku harap, kau mempunyai tutur kata yg seindah embun, krn ku tak ingin dia mendengar kata2 kasar dlm hidupnya..

Duhai gadis pilihan putraku.. Jadilah anakku.. Agar tak pernah ku mrasa kehilangan putraku krn kehadiranmu..

Jadilah sahabatku.. Agar kau dpt mencurahkannya rasamu padakku kelak..

Jadilah rekanku.. Agar bersama2 qt membahagiakan laki2 yg sama2 qt cintai..

Untukmu gadis pilihan putraku.. Selamat datang d istana kami.. Penuhilah dgn cinta dan kasih.. Semoga kau bahagia mjadi bagian dari kami..

Padamu gadis pilihan putraku.. Akupun akan mencintaimu..

^_^

Jatuh cinta dengan orang yang punya hobi yang sama itu menyenangkan, tapi jatuh cinta dengan orang yang punya tujuan yang sama itu luar biasa.

Sebelum pemilik tulang rusuk datang menjemput , Isilah masa penantianmu dgn Taqwa, Sabar, Doa, & Tawakkal. Al-Haya’ (malu) yg menjadi perisai bagimu, akan membuatmu segan untuk mengungkap perasaan….. Cinta yg tak mampu kau ungkap…. … Cinta yg hanya kau dakap dalam diam.. Krna mungkin kau tak seberani KHADIJAH…..(^_^)

Love… mungkin hal yang sangat indah… sangat indah bila kita mampu memaknainya dengan hati…
Namun, seperti alunan detak jantungku… tetesan air mata hati terus mengalir deras bak darah yang terus berjalan menyusur jalan penuh liku, mengikuti kisah yang tak pernah berujung…
Seperti hembusan nafas yang akan selalu berganti mengiringi perihnya sayatan di hati yang telah tergores oleh sesuatu yang selalu memberi warna-warni dalam setiap sudut dan ruang dalam hati ini yang tak pernah terukur oleh apapun…
Dan… hati ini akan selalu mencoba mengobati luka hati ini dengan segenap potongan kasih yang masih tersisa…
Hingga kini kasih itu hampir menipis hingga perlahan hati ini mulai mengeras seperti air yang mulai membeku melawan dinginnya pluto… namun, dinginnya es pun tak akan pernah mampu mewakili hati yang terus membeku menunggu kehangatan yang tak kunjung datang…
…hati ini akan selalu menunggu… menunggu sesuatu yang tak pernah menyadari bahwa ia telah ditunggu… meskipun dengan sejuta luka yang telah tergores …
Tapi hati ini bersyukur karena ia sering merasakan sakit dan dengan begitu ia akan menjadi semakin kuat, dan semua itu tak akan pernah dialami oleh hati yang lain …
Terima kasih untuk hati yang telah menyakiti hati ini… untuk hati ini itu adalah ujian kesabaran yang harus dilewati… ^^
Terima kasih juga untuk hati yang telah membuat hati ini semakin kuat, untuk hati yang telah menorehkan warna-warni indah yang tak akan pernah hilang meskipun telah tertutup luka…
Jika harus ada lagi hati yang terluka, biarlah hati ini saja…
Untuk hati yang selalu kutungu… mungkin kau tak pernah tahu apa yang telah kulakukan… aku tahu mungkin kau juga tak sadar bahwa telah menyakiti… ya itu bukan salahmu…
Terlalu banyak kebaikan yang telah kaulakukan untukku…
Aku juga tak tahu… sejak saat itu aku merasa bahwa kau telah berubah… ingatah kau saat kaubilang “aku mengkhawatirkan keadaannya” dan ingatkah juga kau saat kau bilang “aku takut terjadi apa-apa dengannya”… tak perlu kusebutkan bagaimana perasaanku saat itu, kau pasti tahu dan setiap perkataan yang kaubilang tentangnya membuatku semakin terluka… aku ingin sekali menjauh darimu agar aku tak mengingat semua itu… tapi semua kenangan indah itu takkan pernah mampu membuatku untuk terus menjauh darimu, ingatkah juga kau, dulu hampir setiap sore kita menyanyikan lagu yang sama-sama kita suka di tempat itu… aku rindu sekali dengan ’dear god’ mu… aku rindu dengan suara yang mungkin fals, tapi justru selalu terngiang-ngiang di pikiranku… ingatkah kau hampir setiap sore kita selalu melakukan hal bodoh, menatap langit pada teras bangunan yang belum jadi di atas ruang itu… ingatkah kau saat kau bilang sesuatu yang selalu membuat semangatku kembali bangkit, ingatkah kau bahwa kau selalu berkata bahwa aku bukanlah anak kecil lagi, ingatkah kau saat kau berkata sahabat bagaikan air tanpa air kita takkan bisa hidup dan kau berkata bahwa sahabat jauh lebih berarti, ingatkah kau saat kita tertawa bersama, ingatkah kau saat kita menghempaskan semua kepenatan yang kita miliki bersama-sama, ingatkah kau saat kita bermain-main di pantai dan melakukan hal-hal bodoh, ingatkah kau saat kau menghapus air mataku dengan sejuta kata-katamu, ingatkah kau ketika kau selalu berkata jangan terlambat makan, jangan menyiksa diri, dan ketika kau bilang yang mengerti diriku hanyalah diriku sendiri… tahukah kau bahwa aku selalu duduk memandang rumput hijau menunggumu setiap pagi berharap kau akan memberikan setitik senyuman yang menyejukkan hati, memberikan semangat untuk bekal menagkap ilmu di kelas tercinta… tahukah kau bahwa dulu hampir setiap sore aku duduk di puncak menara sambil menyaksikan apa yang kaulakukan dengannya… tahukah kau bahwa aku selalu menitihkan air mata ketika aku terluka tanpa kautahu… ingatkah kau ketika kita duduk bersama-sama di belakang bis dan menikmati perjalanan berlibur… tahukah kau bahwa aku mengagumimu karna kau berbeda dengan yang lain… kau sangat menghargai sosok seorang wanita… kau menjaganya dengan hati-hati… kau peduli dengan semua orang disekitarmu tanpa kau membedakannya… ya… dan masih banyak lagi hal yang aku tak tahu harus bagaimana menghadapinya… masih banyak hal yang tak kau tahu tapi aku tahu… rasa ini datang begitu saja dan aku tak tahu bagaimana mengatasinya… kau tak pernah tahu apa yang tak kau tahu…
Teruntuk hati yang begitu indah… ya begitu indah… jika kau tahu hal ini… maafkan aku… maafkan aku yang terlalu lancang untuk menuliskan hal yang tak penting ini… aku tak pernah ada niat untuk apapun… aku hanya ingin sedikit berbagi tentang cerita yang indah, tentang keindahanmu, tentang hal yang tak pernah kualami sebelumnya… memang terlalu indah untukku…
Aku tak pernah memintamu untuk mengerti… karna tanpa aku berkata pun kau telah mengerti, aku tahu itu.Ya, aku masih sangat termotivasi dengan kata-kata yang terakhir kau ucapkan beberapa waktu lalu yang membuatku mencoba untuk selalu tersenyum kepada siapapun, kau bilang ”tersenyumlah dan baiklah kepada semua orang, apapun yang telah mereka lakukan kepadamu” ya, tak tahu aku mengapa kata-kata itu begitu terngiang-ngiang di otakku,
Tapi, aku juga hanyalah seorang manusia biasa… aku bukanlah malaikat, aku bukanlah wonder women atau apapun itu, aku hanyalah seorang remaja yang beranjak tumbuh dewasa di tengah-tengah taman yang indah… aku akan mencoba, mencoba untuk menjadi lebih baik dengan segala kekuranganku..Untuk hati yang terluka, untuk kesetiaan yang terabaikan, untuk hati yang tak terbalaskan…
Kau… terima kasih… terima kasih atas semuanya… kau telah membuatku lebih mengerti… mengerti tentang sesuatu yang indah… sesuatu yang tak pernah kumengerti sebelumnya… terima kasih selalu mengejarkan senyuman sepahit apapun itu, terima kasih kau membuatku mengerti arti sebuah persahabatan… satu yang harus kau tahu…. aku ingin kau tahu sesuatu yang mungkin tak kau tahu, ’amigo’…
Ya, aku sangat merindukan saat-saat dulu… saat tak ada yang tumbuh di hati ini… saat kita benar-benar menjadi seorang sahabat yang peduli… karena dengan hal itu aku merasa lebih baik… tapi aku tak pernah menyesal dengan semua yang telah terjadi… aku akan meneruskannya… selama aku masih bernafas aku akan mencoba untuk menjadi sebaik apa yang kau harapkan… asa yang begitu indah… maafkan aku yang terkadang membuatmu kecewa dengan semua tingkah kekanak-kanakanku… tak pernah ada maksud apapun, hanyalah sikap biasa… ya, aku akan menunggumu, sampai waktu itu tiba, aku sangat berharap aku masih bisa bersamamu di waktu yang indah itu, hope God bless us… amin… tunggu aku di sana, sampai waktu yang indah itu tiba…
bintang yang selalu ada di dekatku itu telah bersinar menerangi hati yang kelam, merekahkan sejuta senyum keindahan, memberikan kekuatan dan semangat yang menggebu-gebu untu terus bersinar… n’
Reaching for the love that seem so far… so i say a little pray…and hope my dream to take me there… my love…
_memory’s june_